Ganti Kurikulum di tahun 2020

Ganti Kurikulum tahun 2020 akibat virus corona

Virus corona memberikan dampak serius bagi Pendidikan Indonesia. Sejak wabah corona melanda. Masih belum cukup untuk libur. Meliburkan siswa ditambah lagi. Belajar dirumah lebih lama. Sekolah dan kampus menerapkan belajar daring atau online. Belajar yang bisa diakses di rumah dengan bantuan internet. Perlukah pemerintah ganti kurikulum di tahun 2020 !

1. Pembelajaran Daring untuk anak sekolah

Pemerintah daerah meliburkan sekolah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Solusi untuk belajar guna pembelajaran bisa menggunakan pemberalajaran daring. Mereka lebih akrab dengan pembelajaran online.

Sekolahan baik di daerah maupun kota sudah menerapkan pembelajaran daring. Memperpanjang libur dimasa virus corona juga akan memperpanjang masa belajar menggunakan daring. Banyak juga siswa yang mengeluh dengan tugas daring.

Baca juga : Mobal; 4 sebab anak stres di pembelajaran daring

Kebijakan ini bertujuan untuk menekan angka penularan wabah corona. Wabah covid-19 ini berdampak pada kebijakan seluruh siswa tingkat TK, SD, SMP, dan SMA. Padahal pembelajaran daring ini berencana hanya efektif dua minggu saja.

2. Kuliah Daring

Keputusan pelaksaan perkuliahan dengan daring. Keputusan ini wajib dilaksanakan mengingat pertimbangan kondisi penyebaran virus corona saat ini di tingkat nasional. Kasus wabah virus covid-19 ini sudah mencapai ribuan.

Perkuliahan daring. Sama seperti siswa sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA yang melakukan perkuliahan daring. Selama pembelajaran daring ini mahasiswa dan dosen diminta untuk melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan aplikasi daring. Aplikasi ini berupa video conference, email, dan social daring.

3. UN Dihapuskan

Presiden Jokowi menghapus Ujian Nasional. Mendikbud Nadiem Makarim satu suara dengan Jokowi. Pak Jokowi dalam Rapatnya, sudah ketok palu. Dalam rapat tersebut menghasilkan, pemerintah mengumumkan Ujian Nasional (UN) di tahun ini resmi ditiadakan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari sistem respons pandemi COVID-19, dalam rangka mengutamakan keselamatan dan kesehatan rakyat. Keputusan pemerintah menghapus UN, disambut dengan partisipasi aktif warga dalam penerapan perilaku social distancing.

4.  SBMPTN 2020 Diundur

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengeluarkan kebijakan menunda pendaftaran dan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020. Hal ini dilalukan akibat pandemi global COVID-19 yang sudah masuk Indonesia.

5. Kompetensi Guru

Guru merupakan elemen penting dalam pendidikan, lantas bagaimana jika salah satu elemen penting tidak terpenuhi secara maksimal, pasti menimbulkan suatu kerusakan yang besar dalam sektor pendidikan. Pendidikan Indonesia saat ini masih dilaksanakan oleh guru yang tidak mempunyai kualitas yang mempuni, hal ini terlihat jelas masih banyak guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidang yang dikuasai, hanya sekedar untuk memenuhi jadwal mengajar sehingga mengambil bidang yang tidak dikuasinya.

Faktor yang mempengaruhi kualitas guru rendah salah satunya adalah kualifikasi guru yang belum melewati standar mutu pendidikan yang dibutuhkan, masih banyak guru yang malas untuk mengembangkan diri dan meningkatkan pengetahuan dan kompentensi dalam mengajar, hal ini berdampak pada kualitas anak yang diajar tidak mengalami perubahan yang signifikan, mengajar hanya sebagai kewajiban tidak diiringi dengan kemampuan yang memadai.

Kesimpulan akan Ganti Kurikulum

Lima faktor pendukung tersebut sudah kita ketahui sudah terjadi. Berawal adanya virus corona masuk ke Indonesia. Pemerintah beserta publik menerapkan untuk self quarantine. Masyarakat disarankan untuk tetap tinggal di rumah selain ada keperluan penting. Tujuan melaksanakan tetap di rumah menjadikan banyak perubahan. Mulai dari dilaksanakanya pembelajaran daring, perkualiahan daring, hingga Ujian Nasional yang selama ini menjadi monster terbesar siswa sempat dihapuskan. Sementara itu kualifikasi guru juga kurang memadahi mengingat pembelajaran sistem daring ini. Adanya kasus seperti ini dapat dimungkinkan akan ganti kurikulum.

Ikuti cara belajar daring tanpa bosan meskipun dirumah. klik disini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *